Jam masih menunjukkan pukul 05.10 setelah gue selesai sholat
Shubuh. Hari ini adalah weekend, tepatnya hari Minggu. Biasanya kalau hari
Minggu gue sering bersepeda ke car free day ataupun jogging di Gasibu. Ga tau
kenapa hari Minggu (3/9) ini rasanya malas untuk berolahraga. Tiba-tiba pikiran
gue ngalor ngidul. Berpikir ingin ke suatu tempat untuk mengambil foto
mengingat stock foto untuk Instagram juga sudah menipis hehehe… Karena pikiran
yang datang tiba-tiba yah gue hanya pengen cari lokasi yang dekat-dekat saja,
ga jauh-jauh dari kota Bandung lah. Akhirnya terpikirkan dua tempat yaitu Bukit
Bintang atau Tebing Keraton. Hmmm… gue berpikir sejenak. Akhirnya gue
memutuskan untuk ke Tebing Keraton. Di pikiran gue, mumpung masih di musim
kemarau pasti di Tebing Keraton bakal tebal dengan kabut. Akhirnya gue mempersiapkan
segala sesuatu yang mesti gue bawa seperti kamera, tripod, dan lensa.
Gue sering banget dadakan kaya gini. Apa yang terbesit di
pikiran gue yah bakal gue lakukan untuk menyenangkan hati dan menjernihkan
pikiran. Hidup memang harus seimbang bukan? Saat weekdays kita sudah capek
dengan beban pikiran mengenai pekerjaan, kuliah, sekolah dan lain sebagainya,
sedangkan weekend adalah waktu yang tepat untuk meluangkan waktu guna melepas
penat dan berbagi tawa canda ke orang-orang yang kita sayang. Yah kalau belum
ada pendamping hidup atau pacar seengganya bisa menyenangkan dan memuaskan diri
sendiri hahaha…
Cerita berlanjut
Setelah gue mempersiapkan semua, kira-kira pukul 05.30 gue
berangkat dari kosan gue di daerah Cikutra menuju Tebing Keraton. Perjalanan
gue tempuh sekitar 15 menit melalui jalan Cigadung. Udara Bandung saat pagi
benar-benar sejuk. Ini yang membuat gue senang ketika bangun pagi, bisa
merasakan segarnya udara yang begitu sejuk yang Tuhan kasih dengan gratis, kita
tinggal menikmatinya saja lalu bersyukur. Gue terus menyusuri jalan Cigadung
hingga sampai ke pertigaan jalan yang mengarah menuju Tahura (Taman Hutan
Raya). Dari pertigaan ini gue berbelok ke kanan, tinggal mengikuti saja jalan
menuju Tahura. Tebing Keraton sendiri berjarak kurang lebih 5 km dari Tahura.
Beruntung jalan menuju Tebing keraton sudah dicor. Namun, tetap pastikan
kendaraan yang akan digunakan dalam kondisi prima yah karena jalan di dominasi
dengan tanjakan.
Dalam perjalanan gue berpikir sepertinya bisa untuk mengejar sunrise dan berharap setibanya di Tebing
Keraton nanti belum banyak orang seperti waktu pertama kali gue berkunjung ke
lokasi ini sekitar dua tahun lalu. Ini adalah kali ketiga gue berkunjung ke
Tebing Keraton, saat kedua kali gue kesini mengajak keluarga, Tebing Keraton
sedang direnovasi sehingga dilarang untuk masuk.
Kurang lebih 100 meter jalan menuju area parkir gue ditagih
untuk membayar karcis parkir sebesar Rp 5.000, termasuk murah sih gue bilang.
Oh iya gengs sekedar informasi, saat gue kesini ternyata akses jalan menuju
parkiran Tebing Keraton sedang diperbaiki dan diperluas. Sepertinya akan
dilakukan pengecoran jalan dalam waktu dekat. Saat berkunjung jalan menuju
lokasi parkir masih berupa tanah liat yang dipadatkan. Sedikit licin tentunya
karena satu hari sebelumnya Bandung turun hujan.
Setibanya di parkiran gue melihat sejumlah motor sudah
terparkir rapi. Gue lihat plat nomornya banyak yang dari luar Bandung. Dalam
benak gue ternyata Tebing Keraton masih menjadi tempat favorit. Wajar aja sih
gengs karena memang lokasinya tidak begitu jauh dari kota. Ditambah lagi Tebing
Keraton termasuk lokasi dimana kita bisa menikmati sunrise. Tentu akan lebih
berkesan jika bersama pasangan heuheu.
Lanjut ceritanya… jangan ngelantur…
Setelah gue memarkirkan kendaraan, gue langsung menuju pintu
masuk ke lokasi Tebing Keraton. Disini gue harus merogoh kocek sebesar Rp
15.000 untuk membayar karcis masuknya. Yah masih tergolong wajar sih menurut
gue harga segitu untuk sebuah karcis masuk lokasi wisata.
Tiba di lokasi ternyata sudah banyak pengunjung. Dari kejauhan
gue mendengar beberapa remaja sedang membaca Al-Qur’an ternyata memang ada
kegiatan berupa tadabur alam. Namun beruntungnya kegiatan tadabur alam tersebut
ngga dilakukan di lokasi spot untuk mengambil indahnya pemandangan hutan pinus
dari Tebing Keraton. Saat gue tiba di lokasi mentari pagi baru saja muncul dari
peraduan, terlihat malu-malu untuk menampakkan diri gengs dikarenakan cuaca
sedikit berawan pagi itu. Beberapa fotografer landscape yang sudah tiba lebih
awal di lokasi sepertinya kecewa dengan sunrise di hari itu karena ngga
mendapatkan momen yang pas. Yah begitulah photographer landscape / nature.
Harus ikhlas untuk menerima kekecewaan gengs. Alam ngga bisa ditebak.
Karena kondisi ngga memungkinkan untuk mengambil sunrise
akhirnya gue fokus untuk mengambil pemandangan hutan pinus yang begitu indah
dari atas tebing. Kabut tebal masih menyelimuti area hutan pinus. Terasa indah sekali.
Ditambah udara pagi khas Bandung benar-benar seperti berada di negeri atas
awan. Rasanya ga perlu capek-capek untuk mendaki gunung untuk melihat negeri di
atas awan. Kalau kalian sedang di Bandung, cukup berkunjung saja ke Tebing
Keraton gengs. Tapi dengan catatan kalian harus pagi-pagi sudah sampai di
lokasi yah, maksimal jam 6 untuk bisa melihat hutan pinus terselimuti kabut
tebal.
Dan ini hasil foto-foto yang berhasil gue abadikan melalui
kamera gue.
Bagaimana? Benar-benar terasa seperti negeri di atas awan kan
gengs? Buat kalian yang ingin berkunjung ke Tebing Keraton tapi masih bingung
akses jalannya cukup ikuti jalan menuju Tahura. Jalan menuju Tahura ini bisa
diakses melalui jalan Dago atau Cigadung. Dari lokasi Tahura kalian bisa
meneruskan perjalanan lagi sekitar kurang lebih 5 km untuk mencapai Tebing
Keraton. Kalau masih bingung juga, gue siap kok untuk jadi Guide sekaligus
fotografer kalian hehehe. Hubungi aja gue via Instagram disini.
Ini lokasi tepatnya menurut Google Maps yah gengs.
Bagaimana? Kalian tertarik untuk berkunjung dan menikmati
keindahan negeri atas awan di Kota Bandung?
Sebelum ke Tebing Keraton ada baiknya kalian menyimak tips-tips berikut ini.
Sebelum ke Tebing Keraton ada baiknya kalian menyimak tips-tips berikut ini.
1. Jalan menuju lokasi sudah bagus karena jalan sudah di cor.
Bisa dilewati kendaraan roda dua atau roda empat. Untuk kendaraan roda empat
sendiri harus saling mengalah bila berpapasan karena jalan tidak terlalu lebar
ya gengs.
2. Buat yang menggunakan kendaraan roda empat, area parkir
cukup jauh dari lokasi Tebing Keraton, kalian masih harus berjalan kurang lebih
3 km dengan medan jalan yang menanjak . Namun ada jasa ojek untuk mengantar
sampai Tebing Keraton. Silahkan saja ditawar karena tukang ojek disana biasanya
menawarkan harga relatif mahal. Saran saya tawar harganya sekitar Rp 15.000 –
Rp 20.000.
3. Lokasi Tebing Keraton merupakan salah satu tempat untuk
menikmati sunrise. Buat kalian yang ingin menikmati sunrise usahakan untuk tiba
di lokasi maksimal sekitar pukul 05.30 dan jangan lupa jaket karena udara cukup
dingin. Selain itu jika kalian ke Tebing Keraton pagi hari, kalian juga akan
bisa menikmati tebalnya kabut yang menyelimuti hutan pinus. Dijamin indah
banget deh.
4. Tiket masuk sebesar Rp 15.000 (September 2018) dan
dikenakan juga tiket parkir, saat gue kesini dikenakan Rp 5.000 per motor.
Untuk mobil gue kurang tahu dikenakan tarif parkir berapa.
5. Buat yang berniat banget mengambil gambar pemandangan
hutan pinus dengan kamera mirrorless atau DSLR gue menyarankan untuk membawa
lensa wide. Untuk yang ingin fokus mengambil objek pohon dan tebalnya kabut
tentu lensa tele yang harus terpasang di body kamera kalian ya.
6. Mengambil gambar dengan drone juga bagus loh di lokasi
ini.
7. Jangan meninggalkan tas sembarangan, apalagi jika di dalam
tas terdapat makanan karena di lokasi Tebing Keraton terdapat monyet-monyet
yang berkeliaran walaupun tidak banyak jumlahnya.
8. Terakhir, jangan lupa untuk tetap menjaga kelestarian
lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat dan tetap jaga
sikap serta ucapan di lokasi wisata ya gengs.
Sampai sini dulu cerita perjalanan gue. Sampai ketemu di lain
kesempatan dan lain cerita. Untuk kalian yang ingin menikmati Bandung dan butuh
teman, gue akan bersenang hati untuk menjadi Guide jika kalian butuh. Silahkan
saja kontak gue melalui IG disini.
See you!!






Comments
Post a Comment