Bandung. Apa yang terbesit di pikiran kalian ketika mendengar
kata tersebut? Kulinernya? Cewe-cewenya yang geulis-geulis (cantik)? Atau
terpikirkan sesuatu yang lain? Bandung selain dikenal dengan wisata kulinernya
juga terkenal dengan wisata-wisata alam yang cantik-cantik loh gengs. Salah
satu tempat wisata tersebut bernama Sanghyang Heuleut yang bakal gue ceritain
melalui tulisan ini.
Sabtu (21/7) pagi sekitar pukul 05.30 bersama temen gue
bernama Waldo bergegas menuju lokasi Sanghyang Heuleut di Kabupaten Bandung
Barat. FYI gengs, Waldo temen gue ini rela-relain dari Bogor ke Bandung Jum’at
malam gara-gara ngeliat stories Instagram gue, kalau gue mau ke Sanghyang
Heuluet. Ini baru traveler sejati
hahahaaa…
Perjalanan menuju Sanghyang Heuleut gue tempuh kurang lebih 2
jam dari kosan gue yang berada di daerah Cikutra Bandung. Estimasi 2 jam karena
pasti ga akan macet dijalan. Gue dan Waldo emang berangkat pagi-pagi dan
menggunakan kendaraan roda dua. Sebenarnya gue sendiri kurang paham letak
lokasi dari Sanghyang Heuleut ini. Gue hanya berbekal info yang di dapat
melalui artikel-artikel di internet saja dan tentunya modal nekad!!
Sanghyang Heuleut ini berada di Bandung Barat, lokasinya satu
arah dengan Stone Garden. Motor gue arahkan menuju Cimahi melalui Jalan Pasteur
– Gunung Batu. Bandung kalau pagi-pagi tuh berasa sejuk banget gengs. Belum
banyak polusi udara disana sini jadi gue bisa tarik gas motor dengan maksimal
sambil menikmati udara pagi Bandung. Setelah melewati daerah Stone Garden
kurang lebih 30 menit motor gue arahkan untuk berbelok ke kiri menuju PLTA
Saguling. Lokasi Sanghyang Heuleut ini satu jalan menuju PLTA Saguling. Setelah
sekitar 20 menit menyusuri jalan sembari tanya kesana kemari dengan warga
sekitar akhirnya tibalah gue dan Waldo di lokasi parkir Sanghyang Heuleut.
Sekitar pukul 07.30-an gue dan Waldo sampe di titik parkir
Sanghyang Heuleut. Parkiran Sanghyang Heuleut ini persis di depan warung dan
dikelola oleh warga sekitar. Saat diparkiran kami dikenakan biaya registrasi Rp
30.000 dan disuruh untuk mengisi semacam buku tamu. Ga cukup keluar duit Rp
30.000 ternyata gengs, disini gue dan Waldo mengeluarkan duit ekstra sebesar Rp
50.000 untuk membayar guide. Ah ini
karena ketidak tahuan gue kalau sebenarnya kita bisa menolak tanpa guide. Tapi untuk pengalaman pertama
berkunjung ke lokasi Sanghyang Heuleut ini gue rasa, emang butuh guide untuk menuju lokasinya. FYI gengs
dari lokasi parkir ke Sanghyang Heuleut kita harus trekking dengan pemandangan
kanan kiri hutan dan perkebunan warga.
Sebelum masuk ke hutan, gue disuguhkan pemandangan berupa
pipa-pipa besar PLTA Saguling berwarna kuning ngejreng dan tentunya bisa jadi
spot foto yang keren banget gengs.
Trekking dimulai gengs! Jalur menuju Sanghyang Heuluet sudah
terbuka namun memang masih kurang penunjuk jalan untuk menuju lokasi.
Pemandangan selama trekking adalah perkebunan warga dan hutan yang masih asri.
Selama perjalanan kita ditemani dengan kicauan burung-burung hutan (gue ga tau
nama burungnya apa dan ga ngelihat juga burungnya sih hehe) dan sempat bertemu
dengan tupai. Kata guide-nya hutan
masih asri dan masih terdapat hewan-hewan buas. Karena masih pagi gue dan Waldo
benar-benar bisa menikmati udara yang sejuk banget yang pastinya ga bakal kita
temukan di kota gengs!
Kurang lebih 1 jam kita trekking dan akhirnya sampai di
lokasi. Yuhuuuuu!!! Sekedar informasi gengs waktu 1 jam trekking itu karena gue
dan Waldo sempet berhenti beberapa kali untuk mengambil gambar karena emang di
beberapa titik asyik banget buat berfoto-foto dan tentunya istirahat sejenak
hehehe.
Beruntunglah kita karena ketika sampai lokasi air di
Sanghyang Heuleut berwarna kehijau-hijauan alias ga buluk hahaha. Memang tepat
juga sih karena datangnya bukan di musim penghujan. Sewaktu kita datang baru
ada sedikit orang jadi berasa banget ini tempat buat kita-kita aja hahaha dan
inilah pemandangan di Sanghyang Heuleut yang gue abadikan dari jepretan kamera.
Ini sih surga tersembunyi banget di Kabupaten Bandung Barat gengs.
Sekitar pukul 10.30 gue dan Waldo memutuskan untuk balik
kanan gengs. Tapi sebelum balik kita ngisi amunisi dulu dengan nge-mie dan
ngopi di warung. sekitar pukul 11.00 kita langsung bergegas balik. Perjalanan
balik terasa lebih melelahkan karena sepanjang perjalanan kita udah ditemani
sama matahari. Lebih banyak berhenti untuk minum dan narik nafas gaes hahaha.
Gimana ada yang tertarik untuk kesini bersama keluarga,
pasangan atau bahkan mau solo traveling? Sebelum kesini ada baiknya kalian
simak tips dari gue berikut ini.
1. Pastikan fisik kalian sehat karena untuk menuju lokasi
kalian akan berjalan selama kurang lebih 1 jam. Kata guidenya sebenarnya kalau
ga banyak berhenti bisa lebih cepat, sekitar 30-40 menit sudah sampai di
lokasi.
2. Buat yang baru pertama kali berkunjung, gue saranin untuk
menyewa guide karena takutnya nyasar untuk menuju lokasinya dikarenakan
sepanjang trekking masih kurang penunjuk jalan untuk sampai di lokasi ditambah
lagi kanan kiri merupakan hutan yang masih asri. Walaupun akses jalannya sudah
terbuka ya gengs. Kalian bisa menawar untuk nyewa guide-nya.
3. Terdapat dua akses jalan untuk menuju lokasi. Pertama
melalui bawah dimana lokasi parkir motor dekat dengan gardu listrik PLTA di
warung milik warga. Dominan jalan yang dilalui datar dan tidak terlalu
menanjak. Sedangkan jalur yang kedua kalian akan parkir di daerah sebelum waduk
PLTA Sagulingnya. Dengar cerita medan jalur ini terus menanjak saat arah
pulangnya. So kalian bisa menentukan mau pilih jalur mana untuk menuju
lokasinya.
4. Jangan lupa bekal air minum gengs. Kalian pasti bakal
capek dan akan banyak istirahat untuk menghela nafas serta minum. Di beberapa
titik memang ada warung untuk beristirahat dan menjual air mineral tapi pasti
harganya bakal melebihi harga normal.
5. Siapkan baterai kamera atau smartphone kalian dalam keadaan
full karena sepanjang jalan kalian akan disajikan dengan pemandangan yang bikin
mata segar dan gatal untuk mengabadikannya.
6. Terakhir, jangan lupa untuk tidak membuang sampah
sembarangan ya gengs di sepanjang jalan ataupun di lokasi wisatanya.
Yapss segitu dulu cerita perjalanan gue ke lokasi Sanghyang
Heuleut. Buat kalian yang dari luar daerah ataupun dari daerah Bandung yang
ingin berkunjung kesini tapi masih bingung letak lokasinya kalian bisa ngecek
melalui Google Maps yah.
Buat yang butuh teman ke lokasi, gue dengan sangat senang
hati kok buat jadi teman perjalanan ataupun guide kalau dibayarin
wkwkwk…becanda eehh…
Buat yang berkenan bisa loh follow Instagram gue @jefry32 untuk melihat keseruan foto-foto traveling gue.







Comments
Post a Comment